Connect with us

LINTAS ACEH

Asisten: Jumat ASN di lingkungan Pemerintah Aceh tetap masuk kantor

Published

on

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH– Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Aceh tetap akan masuk kantor pada hari Jumat (22/5) karena hari tersebut telah dihapus dari hari cuti bersama sehingga kegiatan kedinasan seperti biasa kata pejabat setempat.

“Sesuai dengan arahan Bapak Sekda Aceh dan Asisten III Setda Aceh menyatakan bahwa bahwa besok seluruh ASN dan non ASN di lingkungan Pemerintah Aceh tetap bekerja seperti biasa,” kata Asisten II Setda Aceh, T Ahmad Dadek di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan penghapusan cuti bersama tersebut ditetapkan melalui SKB Bersama Nomor 440, Nomor 03, Nomor 03 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga atas Keputusan Bersama Nomor 728, Nomor 213 dan Nomor 01 Tahun 2019 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020.

“Perubahan ini sudah disampaikan kepada seluruh pegawai PNS dan non ASN yang ada di lingkungan Pemerintah terkait kegiatan ke dinasan tetap normal seperti biasa pada hari Jumat,” katanya.

Ia mengatakan pemberitahuan tersebut telah disampaikan kepada masing-masing kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh dan Kepala Biro di lingkungan Pemerintah Aceh.

Dadek mengatakan seluruh instansi terkait yang ada di lingkungan Pemerintah Aceh khususnya akan tetap memberikan pelayanan secara maksimal kepada seluruh masyarakat sama halnya seperti hari kerja biasanya. | Ant 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LINTAS ACEH

BPBD Abdya evakuasi mobil hanyut di Krueng Beukah Blangpidie

Published

on

ACEHTIMES.ID | BLANG PIDIE– Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengevakuasi sebuah mobil dauble cabin yang hanyut terbawa arus sungai krueng Beukah di Blangpidie, Sabtu  

“Alahmdulillah, tim BPBD telah melakukan evakuasi mobil yang hanyut di Krueng Susoh sore kemarin dan kendaraan itu sudah kami serahkan pada pemiliknya,” kata Kepala BPBD Abdya Amirudin di Blangpidie, Sabtu

Amiruddin menjelaskan satu unit mobil double cabin warna hitam milik warga Desa Keudai Siblah, Kecamatan Blangpidie Jumat (22/5) hanyut terbawa arus sungai Krueng Beukah saat dicuci sekira pukul  16.30 Wib jelang berbuka puasa  

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun, pemilik mobil bersama istri dan dua orang anaknya sempat hanyut, namun berhasil diselamatkan warga sekitar dengan posisi mobil saat dicuci ditengah sungai.

“Saat debit air sungai membesar, posisi mobil ini terjebak ditengah sungai. Lalu pasangan suami istri itu naik ke atas mobil dan meminta bantuan. Warga yang melihat langsung berenang memberi pertolongan pada mereka,” katanya   

Menurut dia, besarnya debit air sungai Krueng Beukah hingga menghayutkan sebuah mobil tersebut akibat tingginya curah hujan, sehingga secara tiba-tiba air mengalir dari pengunungan membesar dan mengahyutkan kendaraan.

“Berhubung peristiwa ini terjadi menjelang berbuka puasa kemarin, maka proses evakuasinya kami lalukan hari ini, dan alhamdulillah sekira pukul 09.00 Wib tadi selesaikan kami angkat ke daratan,” jelasnya

Ia juga menjelaskan bahwa proses evakuasi mobil hanyut tersebut dilakukan oleh tim BPBD Abdya dengan mengunakan alat berat. Satu unit beco loader diturunkan, karena keberadaan dauble cabin itu masih ditengah sungai. | Ant 

Continue Reading

LINTAS ACEH

Polisi didukung TNI dikerahkan amankan malam lebaran di Banda Aceh

Published

on

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH– Polresta Banda Aceh mengerahkan 300 personel untuk mengamankan malam lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah atau 2020 Masehi di ibu kota provinsi Aceh tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan pengamanan juga didukung prajurit TNI dan unsur instansi terkait lainnya

“Lebaran Idul Fitri tahun ini, Polresta Banda Aceh mengerahkan 300 personel. Itu belum termasuk dari Kodim 0101/BS dan Satpol PP Kota Banda Aceh,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto.

Perwira menengah Polri itu menyebutkan selain pengamanan malam lebaran, personel juga diarahkan memantau keamanan di permukiman warga selama ditinggalkan kosong pemiliknya saat melaksanakan shalat id.

Kepada masyarakat yang merayakan hari raya Idul Fitri, Kapolresta Banda Aceh mengimbau mematuhi instruksi pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Instruksi pemerintah dimaksud agar melaksanakan shalat id di rumah serta tidak mudik dan selalu menjaga jarak, dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Jika ada masyarakat yang ingin melaksanakan shalat id di masjid, lanjut Kombes Pol Trisno Riyanto, kepolisian mengimbau untuk tetap menjaga jarak di dalam saf shalat dan setiap jamaah mengenakan masker. 

Untuk di Masjid Raya Baiturrahman, Kombes Pol Trisno Riyanto pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan sebelum para jamaah memasuki masjid.

Setelah itu, personel TNI/Polri disiagakan di pintu gerbang masuk ke Masjid Raya Baiturrahan serta akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh setiap jamaah yang hendak mengikuti shalat id.

“Setiap jamaah diimbau mengenakan masker. Kalau memang tidak ada masker akan diberi masker. Kalau ada yang kurang sehat, sebaiknya melaksanakan ibadah di rumah,” kata Kombes Pol Trisno Riyanto. | Ant 

Continue Reading

LINTAS ACEH

BMKG Perkirakan Ada Hujan Ringan Seluruh Aceh Pada Idul Fitri Kali ini

Published

on

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah Aceh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah atau 2020 Masehi.

“Aceh hujan ringan hingga sedang saat lebaran nanti,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Metrologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Zakaria Ahmad yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis.

Zakaria menyebutkan hujan ringan hingga sedang tersebut berpotensi merata di seluruh wilayah Aceh. Namun, waktu hujan berbeda-beda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

“Potensi hujan paling lama terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Aceh Tengah,” kata Zakaria Ahmad menyebutkan.

Menyangkut dengan angin, Zakaria menyebutkan kecepatan angin hingga tiga hari ke depan masih dalam kategori menengah, mencapai hingga 40 kilometer per jam. 

Namun, yang perlu diwaspadai ketinggian gelombang mencapai empat meter. Gelombang empat meter tersebut berpotensi di Samudera Hindia bagian barat atau di perairan selatan Sabang, Pulau Weh.

BMKG “Sedangkan gelombang di perairan barat selatan Aceh berkisar 1,25 meter hingga tiga meter. Kami mengimbau nelayan maupun pelayaran mewaspadai gelombang tinggi tersebut,” kata Zakaria Ahmad. | Ant 

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: