Connect with us

HUKUM DAN KRIMINAL

TNI Gadungan Asal Malang Tipu 5 Janda

Published

on

ACEHTIMES.ID | JAWA TIMUR– Tentara Nasional Indonesia (TNI) gadungan berhasil diamankan anggota Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, Rabu (12/2/2020) kemarin. Tersangka Kusnan Goibi (29) warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Turen berhasil menipu dan mencuri barang-barang milik para janda.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Andre Rinaldo Azhar mengatakan, tersangka diamankan setelah petugas mendapatkan laporan dari korban, TS (32) warga Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. “Modusnya, tersangka mengaku sebagai TNI bertugas di Lantamal V Surabaya,” ungkapnya, Kamis (13/2/2020).

Masih kata Kanit, tersangka yang bekerja sebagai kuli bangunan di proyek lapangan GOR Lantamal V, Perak, Kota Surabaya. Sehingga dengan mudah, tersangka membeli atribut seragam TNI. Tersangka kemudian mengambil foto dengan menggunakan atribut seragam TNI dan dipasang di aplikasi Instagram (IG).

“Tersangka menggunakan foto di IG mengenakan atribut TNI untuk menarik korban agar mau berteman. Tersangka juga berjanji kepada para korbannya untuk dinikahi sehingga korban mau diajak berhubungan badan. Saat korban lengah, barang-barang milik korban dibawa kabur,” katanya.

Tersangka berkencan dengan TS di Vila Jati Pacet, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Mojokerto pada, Minggu (2/2/2020) lalu. Usai berhubungan badan, tersangka membawa kabur Handphone (HP) merk Larva Iris 88, uang tunai sebesar Rp400 ribu dan sepeda motor Honda Beat warna biru kombinasi putih milik korban.

“Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Dari hasil pengembangan kami, ternyata korban penipuan dan pencurian yang dilakukan tersangka berjumlah 5 orang dan semuanya berstatus janda,” jelasnya.

Tersangka diamankan pada, Rabu (12/2/2020) sekira pukul 13.30 WIB di sebuah tempat kos di Desa Mbringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Mojokerto guna penyelidikan lebih lanjut.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa, satu stell baju loreng, satu pasang sepatu lars TNI, satu potong jaket loreng, satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam, satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor milik korban.

Satu buah ATM BRI milik korban, satu rompi bertuliskan KOPASKA TNI-AL, satu buah HP merk Larva Iris 88, satu buah HP merk Oppo warna hitam dan satu lembar Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama Nurlaidah. Akibat kasus tersebut, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP dan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. [beritajatim]

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM DAN KRIMINAL

Penyelundupan 1 Ton Ganja Aceh Digagalkan di Cipayung

Published

on

ACEHTIMES.ID | JAKARTA– Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggagalkan penyelundupan ganja dengan perkiraan berat sekitar 1 ton di area pul truk, Cipayung, Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa siang.

“Berat bruto barang bukti kurang lebih 1 ton, berat bersih belum dapat dihitung,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol. Arman Depari dalam keterangannya di Jakarta.

Dalam penggerebekan turut diamankan enam orang yang diduga terlibat dalam perdagangan gelap narkoba tersebut.

Menurut Arman, ratusan kilogram ganja itu dibawa dari Aceh melintasi Medan, Lampung, dan Jakarta dengan truk melalui jalur darat.

Ganja-ganja tersebut, kata dia, dibagi dalam 500 bungkus dan dikemas di dalam plastik, lalu disamarkan menggunakan lapisan serbuk dengan bau menyengat untuk mengelabui penciuman anjing pelacak.

“Ganja dikemas dalam plastik dan dikamuflase dengan lapisan serbuk yang berbau tajam untuk menghindari pemeriksaan petugas jika menggunakan anjing pelacak (K9),” katanya.

Berdasarkan penjelasan Arman, barang haram tersebut akan dibawa menuju kawasan Parung, Bogor, kemudian didistribusikan kepada pemesan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Arman mengatakan bahwa saat ini para tersangka dan barang bukti masih berada di tempat kejadian perkara. Selanjutnya, dibawa ke Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur. | Ant 

Continue Reading

HUKUM DAN KRIMINAL

Buat Dokumen Palsu untuk Kepentingan Pilkada, Pelaku Raup Omzet hingga Miliaran Rupiah

Published

on

ACEHTIMES.ID | JAWA TIMUR–  AS (44), warga Blitar, Jawa Timur, ditangkap polisi karena terbukti membuat dokumen kependudukan palsu. Dokumen yang dipalsukan tersebut beragam, seperti kartu tanda penduduk (KTP), akta kelahiran, dan paspor. 

Praktik pembuatan dokumen kependudukan palsu tersebut diakui pelaku sudah dilakukan sejak 7 bulan terakhir. Satu paket dokumen palsu tersebut dibanderol dengan harga Rp 2 juta. Dengan jasa yang ditawarkan tersebut, pelaku mengaku dapat meraup omzet hingga miliaran rupiah dalam sebulan.

 “Dalam sebulan, pelaku bisa memperoleh peghasilan sekitar Rp 1 miliar dari pekerjaannya,” kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Polda Jatim, Senin, (17/2/2020). 

Dari pemeriksaan polisi, dokumen yang dipalsukan tersebut salah satunya akan digunakan untuk kepentingan pemilihan kepala daerah (pilkada) dan pemilihan kepala desa (pilkades).

 “Selain untuk keperluan lain, pemesan kata pelaku juga memanfaatkan dokumen palsu untuk kepentingan pilkada atau pilkades,” kata dia. 

Sementara itu, AS seperti dilansir Tribunnews.com mengaku membuat dokumen palsu tersebut hanya berdasarkan pesanan. Adapun yang memanfaatkan jasanya selama ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. 

“Pertama ada yang pesan dan saya berinisiatif membuat. Saya buat, surat perekaman, akta kelahiran, KK, KTP,” ujarnya. | Kompas 

Continue Reading

HUKUM DAN KRIMINAL

Aksi Petugas Kejar Bos Narkoba di Sumut, Diwarnai Tembakan dan Tabrakan

Published

on

ACEHTIMES.ID | MEDAN Tim Badan Narkotika Nasional bekerja sama dengan Bea dan Cukai Aceh dan Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan 33 kg sabu-sabu dan 2.000 butir pil ekstasi yang masuk ke dua daerah tersebut.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menyebutkan dalam operasi di Idi Rayeuk, Aceh Timur, tim mengamankan lima tersangka yang menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut.

Ia mengatakan, jumlah barang bukti yang berhasil disita BNN dan Bea dan Cukai Aceh beserta Bea dan Cukai Sumut seberat 18,9 kg narkotika jenis sabu.

Pada saat bersamaan, juga ditangkap empat orang yang membawa sabu dari Malaysia tujuan Teluk Nibung, Tanjung Balai, dan Asahan, Provinsi Sumut.

“Tim BNN melakukan penangkapan tersangka AR yang membawa narkoba dengan menggunakan sepeda motor dibungkus karung goni berisi 15 kg sabu dan 2.000 butir pil ekstasi,” ujar Arman, Minggu (6/2) malam.

Arman menjelaskan, atas keterangan AR bahwa pemilik dan pengendali narkoba itu adalah AFL penduduk Kisaran, Asahan. Ketika Tim BNN berusaha menangkap AFL berupaya melarikan diri menggunakan mobil dan melawan dengan menabrak petugas, sehingga terjadi pengejaran.

“Petugas BNN memberikan tembakan, akhirnya mobil dapat dihentikan,” ucap jenderal bintang dua itu.

Ia mengatakan, pengemudi AFL luka di bagian kepala akibat benturan, dan istri AFL, YUN yang juga berada di dalam mobil mengalami luka tembak pada bagian punggung.

Selanjutnya AFL dan istrinya YUN dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan.

Namun pada Minggu (16/2) AFL meninggal dunia di RS Bhayangkara. BNN bersama petugas Bea dan Cukai Aceh melakukan dua operasi secara bersamaan, yakni Kamis-Sabtu (14-16/2/2020)

“Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti yang diamankan di kantor BNN Provinsi Sumut, dan akan dibawa ke Jakarta melalui Bandara Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, Senin (17/2),” katanya. | Merdeka

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: