Connect with us

LINTAS NANGGROE

Baitul Mal Banda Aceh Berhasil Himpun Zakat Rp 12 miliar

Published

on

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH – Baitul Mal Kota Banda Aceh berhasil menghimpun dana zakat, infaq, dan sedakah masyarakat hingga Oktober 2020 mencapai 12 miliar.

Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh Asqalani di Banda Aceh, Senin, mengatakan dana yang dihimpun tersebut masih jauh dari target.

“Tahun ini, kami ditargetkan menghimpun zakat, infaq, dan sedekah mendapat Rp22 miliar. Namun, hingga Oktober 2020, realisasinya baru Rp12 miliar,” kata Asqalani.

Menurut Asqalani, rendah realisasi zakat, infaq, dan sedekah pada 2020 akibat dampak pandemi COVID-19. Wabah virus corona ini menyebabkan usaha masyarakat yang selama ini menyalurkan zakar, infaq, dan sedekah, tidak berjalan.

Kendati begitu, kata Asqalani, dengan rentang waktu dua bulan lagi, Baitul Mal Banda Aceh terus berupaya mengoptimalkan penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah dari masyarakat. Paling tidak, bisa sama dengan yang dihimpun tahun lalu.

“Dana zakat, infaq, dan sedekah yang dihimpun tahun lalu mencapai Rp16 miliar dari target Rp19 miliar. Dengan waktu tersisa dua bulan lagi, kami berupaya mengoptimalkan penghimpunan zakat, infaq, dan sedekah, tahun ini,” kata Asqalani.

Menyangkut realisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani menyebutkan jumlahnya mencapai Rp6,7 miliar lebih dengan penerima zakat 8.213 orang dari sembilan kategori.

“Kategori penerima zakat tersebut di antara fakir konsumtif, fakir uzur, miskin konsumtif, miskin yatim, miskin disabilitas, dan miskin produktif serta mualaf, fisabillah, serta ibnu sabil,” kata Asqalani. | antara

LINTAS NANGGROE

Sejumlah toko di Lambaro, Aceh Besar, terbakar

Published

on

ACEHTIMES.ID | ACEH BESAR – Sejumlah toko di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, terbakar, Jumat sekira pukul 08.25 WIB.

Fotografer Kantor Berita Antara di lokasi kebakaran melaporkan ada beberapa pintu toko terbakar. Api terlihat dari lantai dua deretan pertokoan di depan Masjid Lambaro.

Terlihat api dan asap tebal dari lantai dua toko. Sedangkan pintu lantai satu terkunci. Beberapa menit kemudian terlihat tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung memadamkan api.

“Pemadaman masih berlangsung. Warga juga mulai memadati lokasi kebakaran. Informasinya, api dari belakang lantai dua toko yang tidak ada penghuninya,” kata Ampelsa, fotografer Kantor Berita Antara. | ANTARA

 

Continue Reading

LINTAS NANGGROE

Banda Aceh bangun reservoir raksasa untuk atasi persoalan air bersih

Published

on

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh akan membangun reservoir atau tempat penampungan air raksasa sebagai langkah untuk mengatasi persoalan air bersih di kota setempat.

“Kita bangun reservoir ini sebagai upaya mengoptimalkan distribusi air bersih bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, di Banda Aceh,  Rabu.

Reservoir raksasa tersebut segera dibangun di lokasi sistem pengolahan air bersih treatment plant milik PDAM Tirta Daroy Banda Aceh yang berada di Lambaro Kabupaten Aceh Besar.

Reservoir raksasa yang akan di bangun itu berkapasitas 10.000 meter per kubik. Pembangunannya dimulai dari tahun ini hingga ditargetkan selesai pada 2022.

Mantan Dirut Bank Aceh itu berharap, dengan adanya pembangunan reservoir raksasa di wilayah Lambaro itu dapat memperbesar ketersediaan air bersih untuk masyarakat Banda Aceh.

“Pembangunan reservoir berguna untuk melayani kesulitan air di Banda Aceh. Misalnya apabila ada gangguan air tertentu, selama delapan jam reservoir ini bisa mengatasi bisa permasalahan air,” ujarnya.

Aminullah menyebutkan, reservoir raksasa itu dibangun di atas tanah pemberian bantuan Pemerintah Aceh seluas 6.000 meter di kawasan Lambaro Aceh Besar.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang telah menyerahkan bantuan tanah. Ini sangat bermanfaat bagi Pemerintah Banda Aceh dalam meningkatkan air bersih,” kata Aminullah.| antata

 

 

Continue Reading

LINTAS NANGGROE

Gubernur Aceh perintahkan Satpol PP humanis dalam penegakan PPKM

Published

on

Gubernur Aceh Nova Iriansyan | foto ist

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh untuk mengutamakan langkah-langkah yang humanis dan persuasif dalam rangka mendukung penegakan dan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Aceh.

“Perintah tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh Nomor 13/INSTR/2021 tentang Penertiban Pelaksanaan PPKM di Aceh yang dikeluarkan Minggu 19 Juli 2021,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID-19 Aceh, Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan instruksi tersebut guna mendukung pelaksanaan PPKM demi mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan rakyat.

“Gubernur Aceh menginstruksikan kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh untuk mengutamakan langkah-langkah yang profesional, humanis dan persuasif dalam pelaksanaan PPKM,” kata Iswanto.

Menurut dia Instruksi tersebut agar diterapkan Satpol PP pada tahapan penertiban pelaksanaan PPKM, sebagaimana yang telah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Ingub Aceh mengenai PPKM.

Selanjutnya dalam instruksi itu, Gubernur Nova juga meminta Satpol PP melakukan penegakan hukum/disiplin yang tegas namun santun dan simpatik bagi masyarakat yang melanggar ketentuan PPKM dan dilarang menggunakan kekerasan yang berpotensi mengarah pada pelanggaran hukum.

“Satpol PP juga diminta tetap bersinergi dengan jajaran TNI/Polri dan unsur Forkopimda lain yang terkait,” kata Iswanto.

Iswanto juga mengatakan dasar dikeluarkannya Instruksi Gubernur itu adalah Surat Edaran Mendagri tentang Penertiban Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Percepatan Pemberian Vaksin bagi Masyarakat. | antara

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: