Connect with us

LINTAS NANGGROE

Baru 2 Bulan, Ombudsman Terima 88 Pengaduan

Acehtimes

Published

on

Acehtimes.id | Banda Aceh – Ombudsman RI Perwakilan Aceh kembali menyampaikan jumlah laporan yang masuk ke kanalnya. Berdasarkan data, saat ini pihak Ombudsman telah menerima sebanyak 88 pengaduan.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Taqwaddin Husin, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh yang disampingi oleh Ilyas Isti, Kepala Keasistenan Bidang Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL) pada Selasa (2/3) di Banda Aceh.

 

Pada kesempatan tersebut, pihak Ombudsman menyampaikan bahwa sudah 88 laporan dugaan maladministrasi yang mereka terima. Pengaduan tersebut disampaikan dengan berbagai cara, seperti datang langsung, telepon, email, dan lainnya.

 

“Saat ini saja sudah 88 laporan yang kami terima, laporan tersebut rata-rata disampaikan dengan datang langsung, namun ada juga yg melalui telepon, maupun email” sebut Taqwaddin.

 

Pelapor yang datang secara langsung ke kantor Ombudsman tetap dengan mematuhi protokol kesehatan tambahnya.

 

Dari 88 laporan, kepegawaian masih menjadi urutan pertama. Selanjutnya didominasi oleh permasalahan agraria dan pedesaan. Hal ini masih sama seperti tahun sebelumnya.

 

“Laporan paling banyak kepegawaian, kemudian pertanahan, selanjutnya masalah desa. Sedangkan masalah kepolisian, energi, kesehatan juga ada. Tapi tidak dominan” papar Taqwaddin.

 

Kemudian, Taqwaddin berharap agar masyarakat meningkatkan partisipasi dan peran aktif melakukan pengawasan dalam hal pelayanan publik. Dan jika nanti menemukan adanya dugaan maladministrasi agar segera melaporkan ke pihak Ombudsman.

 

Laporan dapat disampaikan dengan datang langsung ke kantor Ombudsman Perwakilan Aceh di Jl. Banda Aceh – Medan, Km. 4, Gp. Tanjong, Ingin Jaya, Aceh Besar. Atau melalui WA ke nomor 08119363737, email [email protected] maupun ke facebook Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Semua proses penyelesaian laporan di Ombudsman tidak di pungut biaya.

 

“Jika dibandingkan dengan per Februari 2020 lalu, ada peningkatan signifikan pada tahun ini. Disatu sisi bermakna warga masyarakat makin mengetahui hak-hak publiknya dan disisi lain kiprah Ombudsman makin dikenal sehingga warga menginginkan adanya peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan melalui saran koreksi dari Ombudsman. Bagi saya, ini suatu kemajuan dalam demokrasi dan tata kelola pemerintahan”, ujar Dr Taqwaddin.

 

“Kami berharap peran aktif dari masyarakat dalam hal pengawasan pelayanan publik, jika ada dugaan maladministrasi dalam hal layanan, segera laporkan kepada kami. Laporan boleh disampaikan langsung, ataupun dengan berbagai kanal yang tersedia. Pentingnya kita melakukan pengawasan agar dugaan maladministrasi dalam pelayanan publik bisa dikoreksi atau diperbaiki, sehingga kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan pemerintahan menjadi semakin berkualitas. Yang pada akhirnya, semakin meningkatnya kualitas pelayanan publik maka akan semakin menguatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah”, tutup Taqwaddin. |ASLP|

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LINTAS NANGGROE

Di Lhokseumawe ACT produksi air minum untuk dibagikan gratis

Acehtimes

Published

on

Air minum dalam kemasan produksi ACT | foto antara

ACEHTIMES.ID | LHOKSEUMAWE – Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Global Wakaf memproduksi air minum kemasan yang didistribusikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Staf Program ACT Lhokseumawe Hidayatullah di Lhokseumawe, Minggu, mengatakan tim Global Wakaf ACT sudah mulai memproduksi dan membagikan air minum kemasan secara gratis sejak Sabtu (17/4).

“Air minum kemasan ini juga kami bagikan secara gratis kepada jamaah masjid, pesantren, dan bahkan instansi pemerintah,” kata Hidayatullah menyebutkan.

Hidayatullah mengatakan produksi air minum tersebut bekerja sama dengan PT Aini Sejahtera, perusahaan air minum di kawasan Bhatupat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

“Semoga air minum wakaf ini menjadi solusi dan syiar untuk umat dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dan keberkahan di tengah bulan suci Ramadhan,” kata Hidayatullah.

Menurut Hidayatullah, air merupakan kebutuhan utama yang wajib terpenuhi dan kebutuhan utama yang tidak bisa tergantikan. Oleh sebab itu, melalui kolaborasi dengan PT Aini Sejahtera diharapkan air minum wakaf dapat terdistribusikan dengan merata.

Direktur PT Aini Sejahtera Rusli Abdullah mengatakan pihaknya bersama ACT memiliki kesamaan visi untuk tujuan sosial. Kesamaan misi tersebut sebagai alasan menjadikan pabriknya sebagai tempat produksi air minum wakaf.

Perusahaan dipimpinnya, kata Rusli Abdullah, juga bergerak dalam kegiatan sosial di Aceh. Seperti bencana, menyalurkan kebutuhan air ke daerah bencana.

“Kami berharap dengan adanya air minum wakaf ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya, khususnya keluarga prasejahtera,” kata Rusli Abdullah. | antara

 

 

Continue Reading

LINTAS NANGGROE

Judi online marak di Simeulue, pemain kebanyakan pelajar dan kuli bangunan

Acehtimes

Published

on

Polres Simeulue menangkap empat orang pelaku penjual chip higgs domino atau judi online berinisial YOP (43), IRD (42), RY (33) dan AR (24), yang semuanya warga daerah kepulauan itu. | foto antara

ACEHTIMES.ID | SIMEULUE – Permainan judi online menggunakan koin online atau chip semakin marak di wilayah Kabupaten Simeulue, yang kebanyakan para pemainnya dari kalangan pelajar dan kuli bangunan.

Hal itu terungkap ketika tim Elang Resmob Polres Simeulue menangkap empat orang pelaku penjual chip higgs domino atau judi online berinisial YOP (43), IRD (42), RY (33) dan AR (24), yang semuanya warga daerah kepulauan itu.

“Pengakuan pelaku, pemain judinya kebanyakan anak masih usia sekolah, baik itu SD, SLTP serta SLTA,” kata Kasat Reskrim Polres Simeulue  Iptu Muhammad Rizal di Sinabang, Minggu.

Selain pelajar, menurut Rizal, pemain judi online itu juga banyak dari kalangan pekerja bangunan, yang masuk kategori warga dengan ekonomi rendah.


“Warga kurang mampu juga banyak yang memainkan judi online itu, yang ditangkap ini saja dua orang merupakan kuli bangunan,” kata M Rizal.

Ia menjelaskan eksistensi judi online yang marak di Simeulue itu tidak sesuai dengan daerah Aceh yang menerapkan syariat Islam. Apalagi di tengah kondisi bulan suci Ramadhan, yang diharapkan permainan itu ditinggalkan.

Menurut dia, jika mengacu pada pasal 18 dan pasal 19 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman bagi mereka sebanyak maksimal 45 kali cambuk atau membayar denda 450 gram emas murni atau maksimal penjara 45 bulan. | ANTARA

Continue Reading

LINTAS NANGGROE

Empat Hari Dirawat di RSUCM Aceh Utara, Pasien Covid-19 Asal Lhokseumawe Meninggal di Ruang Isolasi

Acehtimes

Published

on

Ilustrasi pasien covid 19 saat dalam perawatan | foto net

ACEHTIMES.ID | LHOKSEUMAWE – Satu pasien yang telah dinyatakan terpapar Covid-19, akhirnya meninnggal dunia saat sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia atau RSUCM Aceh Utara.

Pasien tersebut meninggal pada Hari Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 03.20 WIB.

Informasi ini awalnya berkembang di kalangan wartawan.

Dikonfirmasi Serambinews.com, Humas RSUCM, Jalaluddin, membenarkan informasi itu.

Menurutnya, pasien tersebut meninggal saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUCM Aceh Utara.

Menurut Jalaluddin, pasien tersebut merupakan seorang wanita berusia 43 tahun asal Kota Lhokseumawe yang masuk ke RSUCM Aceh Utara pada Kamis, 15 April 2021 pagi.

Almarhumah memiliki riwayat penyakit penyerta, berupa sesak, dan DM. | Serambi

 

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: