Connect with us

LINTAS NANGGROE

BMKG: Banda Aceh berpotensi berawal tebal

Published

on

Ilustrasi | foto net

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami cuaca berawan pada Jumat.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG melalui laman www.bmkg.go.id di Jakarta, Jumat, cuaca berawan diperkirakan dialami sejumlah daerah, yakni Bengkulu, D.I. Yogyakarta, Jambi, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Palembang, Gorontalo, Banjarmasin, Mataram, Kupang, Makassar, Ambon, Sofifi, serta Manokwari.

Sementara itu, wilayah Pangkal Pinang berpotensi cerah.

Wilayah yang akan mengalami cuaca cerah berawan, yakni Serang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Lampung, Pekanbaru, Padang, Denpasar, Samarinda, Mamuju, Palu, Kendari, Manado, dan Jayapura.

Cuaca di Banda Aceh diperkirakan berawan tebal, sedangkan di Medan dan Tanjung Selor berpotensi hujan ringan | antara

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LINTAS NANGGROE

Keren! Banda Aceh Gunakan Dana Cukai Rokok untuk Penanganan Covid-19

Published

on

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh memanfaatkan dana dari cukai rokok untuk keperluan operasional dalam penanganan Covid-19 di ibu kota provinsi Aceh itu, seperti pengadaan mobil dan alat kesehatan.

“Pembelian mobil ini bersumber dari cukai rokok, karena dalam kondisi Covid-19, maka diperbolehkan penggunaannya untuk menangani Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh Lukmandi Banda Aceh, Sabtu (18/12).

Hal itu disampaikan Lukman dalam kegiatan penyerahan mobil operasional pengawasan Covid-19, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Lukman mengatakan, pada tahun 2021 ini pihaknya menggunakan sekitar Rp700 juta anggaran dari cukai rokok untuk menangani Covid-19, yakni membeli satu unit mobil operasional dan dental unit untuk diberikan kepada dua Puskesmas di Banda Aceh yaitu Kopelma dan Jeulingke.

“Lebih kurang Rp700 juta dari cukai rokok, digunakan untuk menangani Covid-19, Ini sudah kita diskusikan dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Lukman menyampaikan, mobil operasional tersebut digunakan untuk kondisi tertentu seperti adanya kebutuhan vaksin dadakan serta sebagai alat transportasi koordinasi penanganan Covid-19.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengingatkan agar mobil operasional tersebut harus sesuai kebutuhan dalam rangka penanganan Covid-19, bukan untuk kegiatan lainnya.

“Mobil ini harus digunakan tepat sasaran, harus dirawat dengan baik dalam rangka menekan angka kasus Covid-19 di Banda Aceh,” kata Aminullah. | WE

Continue Reading

LINTAS NANGGROE

Miris! Di Aceh Ada Guru yang Dibayar Rp10 Ribu per Bulan

Published

on

ACEHTIMES.ID | ACEH TENGAH – Gigihnya perjuangan guru di tanah air untuk mencerdaskan anak bangsa, tidak sebanding dengan rendahnya besaran gaji yang mereka terima. Seperti yang dialami para guru di SMP Negeri 44 Takengon, Aceh Tengah, ada yang di bayar Rp10 ribu per bulan.

Namun, para pahlawan tanpa tanda jasa itu tetap ikhlas mengabdikan diri demi pendidikan anak anak di pelosok negeri.

Di sekolah yang berjarak 30 Km dari pusat Kabupaten Aceh Tengah ini, tepatnya di Kampung Bah, Kecamatan Ketol, tercatat ada 10 guru honorer mengabdikan diri di sana. Dan mereka hanya menerima honor sebesar Rp10 ribu per bulan.

Nirwana, salah satunya, guru pendidikan jasmani dan rohani ini tetap bertahan meski hanya dibayar Rp10 ribu satu bulan. Dari mulutnya hanya terucap kata ikhlas demi anak anak didiknya untuk medapat pendidikan.

Sementara untuk menopang kebutuhan keluarga, dia bersama suami menggarap kebun untuk menanami cabai. Dari hasil kebun itulah dirinya bertahan untuk tetap bisa mengabdikan ilmu yang dimiliki kepada anak didiknya di SMP Negeri 44 Takengon, setra merajut impian keluarga kecil nya.

“Kami juga menanam cabai selain jadi guru honorer,” kata Nirwana, Kamis (16/12/2021).

Dia hanya mampu berharap dalam pengabdian panjangnya, semoga suatu saat nasib baik menghampirinya. Setidaknya jika tidak menjadi pegawai negeri sipil atau PNS, minimal pemerintah daerah mengangkatnya sebagai guru kontrak sebagai penyemangat dan penghargaan bagi dan guru honor lainnya yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak negeri di pelosok Aceh Tengah. | okzone

Continue Reading

LINTAS NANGGROE

88 ribu lebih warga Aceh divaksin COVID-19 di BACH

Published

on

ilustrasi | foto antara

ACEHTIMES.ID | BANDA ACEH – Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Provinsi Aceh menyebutkan lebih dari 88 ribu warga di provinsi ujung barat Indonesia tersebut disuntik vaksin COVID-19 dalam program vaksinasi massal di Banda Aceh Convention Hall (BACH).

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID-19 Provinsi Aceh Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Senin, mengatakan puluhan ribu warga yang sudah divaksin tersebut tercatat selama 124 hari pelaksanaan vaksinasi di BACH.

“Selama 124 hari pelaksanaan vaksinasi di Banda Aceh Convention Hall, tercatat 88.799 orang yang sudah divaksin di gedung tersebut,” kata Muhammad Iswanto.

Muhammad Iswanto mengatakan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi di Banda Aceh Convention Hall masih tinggi. Hal ini bisa dilihat dari keikutsertaan harian masyarakat mengikuti program nasional tersebut berkisar puluah hingga seraturan orang.

Menurut Muhammad Iswanto, sudah divaksinnya puluhan ribu orang tersebut tidak lepas dari kerja keras para vaksinator. Mereka bekerja dari pagi hingga sore dengan tujuan melayani seluruh masyarakat Aceh.

“Mereka menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga rakyat Aceh sehingga tidak tertular virus COVID-19. Program vaksinasi ini untuk mewujudkan kekebalan terhadap penularan demam virus corona tersebut,” kata Muhammad Iswanto.

Muhammad Iswanto mengingatkan masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

Tetap patuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta sering mencuci tangan dengan antiseptik, kata Muhammad Iswanto. 

“Pandemi belum berakhir dan protokol kesehatan merupakan cara paling efektif mencegah penularan dan penyebaran COVID-19. Mari bersama-sama mengakhiri pandemi ini,” pungkas Muhammad Iswanto. | antara

88 ribu lebih warga Aceh divaksin COVID-19 di BACH

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: