Connect with us

TEKNOLOGI

Ciri 21 Aplikasi Android Berbahaya yang Wajib Dihapus

Published

on

Acehtimes.id | Jakarta – Perusahaan keamanan siber, Avast, melaporkan ada 21 aplikasi populer di Android yang telah disusupi malware.

Saat ini, Google masih melakukan investigasi terhadap laporan ini. Namun, 19 dari 21 aplikasi itu bahkan masih bisa diunduh di Google Play Store.

Sebanyak 21 aplikasi ini merupakan bagian dari keluarga HiddenAds. HiddenAds adalah aplikasi yang menyemar sebagai aplikasi permainan dengan sengaja dan membombardir pengguna dengan banyak iklan menganggu setelah aplikasi diinstal.

Secara umum, HiddenAds termasuk ke dalam kategori adware (advertising malware/ malware iklan). Ini adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang memborbardir pengguna degan iklan yang berlebihan di dalam maupun di luar aplikasi.

Berikut daftar 21 aplikasi Android populer yang berisi malware di Google Play Store dan wajib dihapus.

  1.  Shoot Them
  2.  Crush Car.
  3.  Rolling Scroll.
  4.  Helicopter Attack-New.
  5.  Assasin Legend-2020 New.
  6.  Helicopter Shoot.
  7.  Rugby Pass.
  8.  Flying Skateboard.
  9.  Iron It.
  10.  Shooting Run.
  11.  Plant Monster.
  12.  Find Hidden.
  13.  Find 5 Differences-2020 New.
  14.  Rotate Shape.
  15.  Sway Man.
  16.  Desert Against.
  17.  Money Destroyer.
  18.  Cream Trip-New.
  19.  Props Rescue.
  20.  Jump Jump.
  21. Find The Differences-Puzzle Game.

Terdapat sejumlah cara untuk mengenali aplikasi adware seperti ini. Sehingga, pengguna tak perlu terjebak menginstal aplikasi Android berbahaya yang mesti dihapus ini.

Cara berikut juga bisa digunakan agar terhindar dari aplikasi malware lain, seperti ransomware dan spyware di Android Play Store.

Ciri-ciri aplikasi Android berbahaya yang harus dihapus

 1.  Jangan terkecoh jumlah instalasi

Pengguna jangan terpengaruh dengan angka jumlah aplikasi yang sudah diunduh. Sebab angka unduhan itu tidak menjamin suatu aplikasi lebih aman dan terperaya. Sebab, 21 aplikasi di atas sudah diunduh lebih dari 8 juta kali di berbagai perangkat Android di seluruh dunia.

2. Perhatikanreview

Ulasan (review) mesti diperhatikan. Sebab, jika ada terlalu banyak review dengan jumlah bintang 1 dan bintang 5 yang banyak, kemungkinan aplikasi itu berbahaya.

Selain itu, pada bagian ulasan bintang 1 banyak pengguna yang mengeluh kalau apliaks itu tak banyak berguna dan punya banyak iklan. Sementara ulasan bintang 5 terlalu memuji-muji aplikasi ini. Bisa dibiliang ulasan bintang 5 kemungkinan adalah ulasan bayaran.

Sementara aplikasi dengan bintang 3 ke bawah bisa diduga adalah aplikasi berbahaya atau tidak bagus. Sehingga, pengguna tak perlu repot-repot mengunduh.

3. Pengembang cuma punya satu aplikasi

Ciri lain yang harus diperhatikan jika pengguna mengklik profil pengembang dan ternyata ia cuma punya satu aplikasi saja.

Ini menjadi peringatan serius, sebab bisa jadi sebenarnya nama pengembang atau perusahaan aplikasi itu sebenarnya memiliki banyak akun.

Mereka sengaja membuat banyak akun untuk menghindari ketika Google suatu saat mengetahui kejahatan yang mereka lakukan dan menutup akun tersebut. seperti dilansir Phone Arena.

4. Lewat iklan Youtube

Berdasarkan review pengguna, mereka menemukan apliaksi ini dari iklan di Youtube. Iklan Youtube itu mengiming-imingi pengguna permainan game yang berbeda. Setelah pengguna mengunduh, ponsel mereka mulai dibanjiri iklan.

“Pengembang adware kini kerap menggunakan media sosial…Kali ini pengguna melaporkan mereka tahu aplikasi ini dari Youtube. Laporan pada September, adware ini menyebar lewat TikTok,” jelas Jakub Vávra, Threat Analyst di Avast, seperti dikutip PR News Wire. CNN | ASLP

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TEKNOLOGI

Ilmuwan: Obat Corona Bakal Tersedia 90 Hari Lagi

Published

on

ACEHTIMES.ID | JAKARTA– Menteri Sains dan Teknologi Israel Ofir Akunis Kamis lalu memastikan para ilmuwan kini semakin dekat dengan temuan vaksin pertama untuk virus corona (Covid-19).

Menurut Akunis, vaksin itu akan siap dalam beberapa pekan ke depan dan tersedia dalam waktu 90 hari lagi jika semua proses berjalan lancar.

“Selamat kepada MIGAL (Institut Penelitian Galilee) atas terobosan ini. Saya yakin akan kemajuan yang pesat ini sehingga kita bisa merespons ancaman global Covid-19,” kata Akunis, seperti dikutip laman the Jerusalem Post dan dilansir laman Sputnik News, Jumat (28/2).

Para ilmuwan itu selama empat tahun terakhir sudah bekerja untuk mengembangkan vaksin virus bronchitis (IBV), masih jenis virus corona yang menyerang ayam. Setelah ilmuwan melihat mengetahui DNA dari virus Covid-19, para peneliti MIGAL menemukan IBV secara genetik mirip dengan virus corona baru itu dan metode infeksinya juga sama. 

Karena alasan itulah para ilmuwan Israel kini tengah mengembangkan vaksin IBV, supaya bisa segera menemukan vaksin untuk Covid-19 lebih cepat, kata Dr Chen Katz, kepala bioteknologi MIGAL

“Konsep dasar kami adalah untuk mengembangkan teknologi dan tidak hanya spesifik untuk jenis virus tertentu. Kerangka kerja ilmuwan untuk vaksin ini berdasarkan vektor protein baru yang membentuk dan mengeluarkan protein yang larut hingga memicu antigen viral jaringan mukosa yang terbentuk sendiri hingga menyebabkan tubuh memproduksi antibodi untuk virus ini,” ujar Katz merujuk vaksi IBV menurut Katz, vaksin IBV itu nantinya akan dimodifikasi untuk Covid-19.

“Yang perlu kita lakukan hanyalah menyesuaikan sistem ini ke virus corona jenis baru ini. Kita sedang mengerjakan ini dan semoga dalam beberapa pekan kita sudah punya vaksinnya. Betul, dalam beberapa pekan, jika semuanya lancar, kita akan punya vaksin untuk mencegah virus corona.”

Meski MIGAL tengah mengembangkan vaksin baru, namun obat masih diperlukan untuk menjalani uji klinis dan produksi massal sebelum tersedia secara komersil.

CEO MIGAL David Zigdon mengatakan mereka saat ini tengah berupaya agar vaksin baru ini segera disetujui secepatnya.

“Karena saat ini ada keperluan mendesak vaksin untuk virus corona, maka kami berusaha melakukan apa saja untuk mempercepat prosesnya,” kata Zigdon seraya menambahkan, obat yang diminum akan segera bisa disetujui dalam waktu 90 hari lagi. | Merdeka 

Continue Reading

TEKNOLOGI

Viral Isu Virus Corona Menyebar Lewat Hp China, Hoaks!

Published

on

ACEHTIMES.ID | JAKARTA– Akhir-akhir ini telah diketahui bahwa virus corona merupakan virus yang sedang ditakutkan oleh semua orang. Tetapi untuk kali ini berbeda, baru saja beredar sebuah unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa virus ini bisa menyebar melalui ponsel atau handphone Cina.

Menurut Pakar Komunikasi Publik Universitas Atmajaya Yogyakarta, Lukas Ispardiano berpendapat bahwa itu hanyalah pendapat manusia saja yang menghubungkan virus corona yang ada di Cina dengan Handphone dari Cina. 

“Itu hanya ulah manusia yang menghubung-hubungkan virus corona dengan handphone dari Cina,” ujar Lukas melalui keterangan tertulisnya kepada RRI, Rabu (29/1/2020).

Pemerintah kota Beijing sendiri membenarkan kedua kasus virus terbaru pada senin (27/1/2020) lalu sebagai kasus Pneumonia berat. Karena pada saat itu terdapat tiga pasien meninggal dan delapan hari kemudian 106 orang meninggal dunia.

Merebaknya virus corona di kota Wuhan memang menghebohkan. Hal ini disebabkan karna virus ini tergolong virus corona baru yakni novelcoronavirus, virus ini merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan.

“Virus Corona sudah menyebar ke HP Xiaomi karena HP Xiaomi dari China. Virus disebar melalui server dan dikeluarkan ke speaker,” begitu tulisan yang beredar di media sosial.

Sementara di Indonesia sedang hebohnya virus corona yang dihubungkan dengan hp Cina yang disebabkan karna hal misscommunicationatau disinformasi. Hal ini terjadi ketika banyak orang meneruskan informasi salah tentang virus itu. Namun hal itu diyakini benar dan bermaksud baik.

“Virus corona yang dihubungkan dengan hp itu merupakan hal misscomunicationatau disinformasi saja, itu karna banyak orang yang meneruskan pesan itu,” jelasnya kembali.

Untuk kesimpulan dari pernyataan diatas virus corona yang dihubungkan dengan Hp tidaklah benar. Karena sebuah benda mati tidak akan menularkan penyakit kecuali kita berkontak langsung dengan pengidap virus tersebut. 

Jadi masyarakat diharapkan untuk waspada dan berhati-hati jika menerima informasi yang belum tentu benar keakuratannya, hal tersebut hanya permainan oknum yang berniat tidak baik. | RRI 

Continue Reading

TEKNOLOGI

Subhanallah NASA Menemukan Planet Seperti Bumi, Serius?

Published

on

ACEHTIMES.ID | JAKARTA– Sebuah planet diluar Tata Surya baru saja ditemukan oleh satelit pemburu planet milik NASA yang bernama Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS), menurut badan tersebut planet ini seukuran dengan Bumi dan mengorbit bintang sekitar 100 tahun cahaya dari Bumi.

Temuan ini menarik bagi para astronom karena ini adalah salah satu dari beberapa planet yang berpotensi dihuni.

Dilansir dari laman AsiaOne, planet tersebut berpotensi dihuni yang disebut “”TOI 700d”” relatif dekat dengan Bumi dengan jarak 100 tahun cahaya.

Temuan ini diumumkan pada pertemuan ke-235 American Astronomical Society pada Senin, 6 Januari 2020 di Honolulu.

Para astronom mengkonfirmasi penemuan mereka menggunakan kemampuan inframerah Spitzer Space Telescope milik NASA dengan pengamatan lanjutan.

Planet ini adalah bagian dari sistem multi-planet di sekitar TOI 700, bintang kerdil yang berada di konstelasi Dorado. Itu hanya sekitar 40% dari massa dan ukuran matahari kita, dengan setengah dari suhu permukaan, seperti dimuat di CNN, Selasa (7/1/2020).

Dari bintangnya yang lebih kecil, planet ini menerima sekitar 86% energi yang disediakan matahari untuk Bumi. Planet ini dianggap terkunci secara tidal, artinya satu sisi selalu berada di siang hari. | TS 

Continue Reading

Trending

%d blogger menyukai ini: